Total Tayangan Halaman

Senin, 15 November 2021

Putih Abu Abu dan Cinta yang Tak Tepat Waktu

 Semua rencana sudah tersusun di benak Bhre. Delapan belas, memang angka yang sudah dia lewatkan sejak bertahun-tahun lalu. Tapi tahun ini, seseorang akan berusia delapan belas, dan semuanya akan berubah. Salahnya sendiri memang, jatuh cinta pada perempuan berusia 7 tahun, saat usianya sudah delapan belas. Dan kesalahan yang lebih besar lagi adalah, karena dia membiarkan sepuluh tahun berlalu begitu saja. Kini dia sudah hampir kepala tiga. Cintanya masih sama. Tapi bukankah cinta memang tidak bisa menunggu?



Semua rencana sudah matang di benak Winna. Usia delapan belas memang sedikit memusingkan. Banyak keputusan yang harus dia ambil di usia ini. Tapi keputusan yang satu ini sudah dia persiapkan sejak bertahun-tahun. Saat usianya sudah delapan belas, Winna akan mengejar cinta sejatinya. Salahnya memang, jatuh cinta pada pria yang lebih tua sebelas tahun darinya. Kesalahannya yang lebih besar adalah, mengira bahwa cinta tidak kenal logika. Bisa jadi cinta memang tidak mengenal logika, tapi bukankah cinta mengenal usia?


Seluruh rencana sudah tersusun matang bagi Jati. Meski dia dikenal sebagai pengacau sekolah yang tak punya masa depan, sesungguhnya dia sudah membuat rencana luar biasa untuk hidupnya. Dia akan menjadi orang sukses dan kaya! Karena itu, Jati tidak pernah punya waktu untuk percintaan. Hidupnya habis untuk belajar dan membuat onar. Namun Jati lupa bahwa terkadang cinta tak kenal waktu.


Barangkali begitulah rencana. Kita hanya tahu awalnya, dan tidak pernah bisa menebak akhirnya.


Cover: Amalina Asrari


Putih Abu Abu dan Cinta yang Tak Tepat Waktu

  Semua rencana sudah tersusun di benak Bhre. Delapan belas, memang angka yang sudah dia lewatkan sejak bertahun-tahun lalu. Tapi tahun ini,...